Korupsi Sembako, Seorang Bupati Nangis

sumber gambar kompas.com

Halamanbelakang.com – Tumpenh. Operasi Tangkap Tangan yang dilakukan oleh Badan Pemberantasan Korupsi pada Jumat (18/02) lalu menyisakan banyak cerita menarik. Salah satu diantaranya berasal dari Kabupaten Tumpenh, yang mana diiringi oleh isak tangis Tejo Subejo (43), Bupati Tumpenh.
Kejadian ini berawal pada saat lembaga anti rasuah negara menyisir rumah dinas Tejo yang berada di kecamatan Tiwul, kabupaten Tumpenh untuk mendalami dugaan penimbunan dan penyelewengan bantuan sembako.
Dalam sisiran tersebut, ditemukan barang bukti dengan total satu kuintal beras, lima puluh bungkus minyak goreng kemasan dua liter, tiga puluh kilo gula, sepuluh kilo telur ayam negeri, dan juga karung berisi tote bag wadah sembako yang hendak dibakar.
Selain itu, dalam daftar percakapan di telepon genggamnya, ditemukan sejumlah negosiasi antara Tejo dengan beberapa orang penjual sembako yang mengarah pada transaksi jual beli bantuan sembako. Tejo, yang sudah terpojok menangis waktu semua bukti dikumpulkan, memohon untuk tidak ditahan dan diproses hukum.
“Hal ini saya akui cukup menghibur dan unik karena tidak bisa saya temui setiap hari. Meskipun begitu, proses hukum akan terus dijalankan. Mungkin tersangka T bisa menangis lagi waktu sidang, dan siapa tahu hakim bisa bersimpati, hehe,” ujar Supono Suyono, kepala penyidik Badan Pemberantasan Korupsi seraya bergurau pada media.
Saat ini, Tejo telah ditahan di rutan khusus tipikor kabupaten Tumpenh dan menunggu sidang perdana yang akan dilakukan pada Senin (21/02) depan.

See also  Truk Terguling, Warga Barbar Menjarah Muatan

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *