Doxxing Vtuber Berbuntut Pentung Agensi

Yahaha dipentung

HalamanBelakang.com – Jakar. Drama “doxxing” dan face reveal yang menimpa Yanti Hamakaze, seorang virtual youtuber (Vtuber) beberapa hari terakhir kini mencapai babak baru.

Pagi ini (16/03) melalui sebuah postingan di akun facebook, Voilive, agensi yang menaungi Vtuber tersebut menyatakan bahwa mereka hendak menelusuri dan mencoba menindak dalang di balik tindakan doxxing dan face reveal yang menimpa talent mereka.

“Kami telah melakukan cross-check mengenai adanya tindakan pencemaran nama baik berupa penyebaran informasi bohong dan ujaran kebencian yang melanggar privasi, serta menyebabkan penurunan performa aktivitas talent yang bersangkutan. Dan menanggapi hal tersebut, kami mulai berpikir untuk mengambil tindakan tegas dan mempertimbangkan tindakan hukum.

Kami akan terus mengambil tindakan terhadap pencemaran nama baik dan menjaga semua talent kami dengan tanggung jawab penuh demi berlangsungnya interaksi yang menyenangkan dengan para penggemar.

Kami mengucapkan terima kasih kepada semua penggemar atas dukungan dan kerja samanya. Mari kita ciptakan lingkungan dunia maya yang lebih bersahabat dan bebas dari tindakan tidak menyenangkan serta mengarah pada pelanggaran privasi,” tulis Voilive Jakaria melalui postingan mereka.

Buntut dari keputusan tersebut, seorang user pesbuk dengan akun Yanto Chayanxx Yanti Celamax menceritakan bahwa ia mendapat pesan dari agensi Voilive.

“Waduh men, parah. Tadi ada orang yang ngaku dari Voilive PM gue. Doain gue ya men, gue takut kena ban (dicekal-red) di real life.” tulisnya.

Tak lama, ia kembali membuat postingan untuk melakukan klarifikasi mengenai tindakan yang ia lakukan.

“Untuk pihak Voilive Indonesia, saya ingin mengklarifikasi bahwasanya info-info tidak benar mengenai Hamakaze bukan berasal dari saya. Untuk ini, saya hanya mengikuti candaan yang saya temukan dari grup Jual Beli Mesin Pemanas, dan saya tidak bermaksud untuk melakukan hal tersebut.

See also  Dikira Hilang, Tahunya Healing di Istana.

Untuk video klarifikasi sudah saya lampirkan beserta dengan pernyataan ini. Saya harap, pihak Voilive Indonesia berkenan untuk mempertimbangkan keputusannya kembali.

Jika masalah ini selesai, saya janji akan memberi saweran superchat kepada Hamakaze sebesar satu juta rupiah dan jadi “simp” seumur hidup.”

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *