Prahara Klitih, Polisi Akhirnya Pakai Infinity Stones

Giat Pelajari Bisnis Online, Pemuda 21 Tahun Kini Jadi Juragan Batu Akik -  Lifestyle Liputan6.com
gambar dari liputan 6

Halamanbelakang.com – Batavia. Menjadi perhatian publik setelah serangkaian serangan telah memakan korban, kasus klitih kembali muncul dari bawah tanah dan dibicarakan di tengah masyarakat dan membuat resah warga Batavia.

Salah satu tindakan untuk memberantas kasus klitih yang meresahkan masyarakat banyak ini cukup menarik, Kepolisian Batavia membuat kebijakan menari, yakni menghapus istilah klitih dengan menggunakan infitiny stones.

Istilah klitik ini disebut polisi sebagai sebab awal semua pemuda mulai melakukan penyerangan membabi buta tanpa motif karena ingin merasa hidup ketika cari angin atau jalan-jalan di malam hari.

Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Batavia, mark limas, mengatakan bahwa kejadian itu merupakan tawuran dan tak terjadi secara acak karena mereka menduga penyerangan yang terjadi selalu memiliki hubungan dengan makna lungistik, phonetic dan juga lexical dari klitih.

“Dari analisis kami, korban kejahatan jalanan klitih ini selama tiga bulan ini tidak acak, bukan sembarangan, mereka selalu terikat dengan salah satu makna dari linguistic, phonetic atau lexical dari kata klitih” kata Ade Ary Syam Indradi

Istilah klitih ini kemudian direncakan oleh kepolisian untuk dihapus menggunakan infinity stone agar mencegah kejadian ini tak terjadi Kembali di kemudian hari.

See also  MASALAH KLITIH, WARGA : WELCOME TO THE HOOD

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *